Senyumnya manis dipoles bersama merah gincunya
matanya kelap kelip bak lampu disko
dalam pekatnya malam dia berkilau
berjalan anggun dadanya bergoyang
orang-orang menyebutnya si susu ber uang
setiap pria hidung belang merangkulnya
telah penuh uang merah di dadanya
jika pagi tiba dia lemas
riasannya pudar bersama keringat semalam
susu beruang mengembalikan semangatnya
dia bersinar lagi menghitung uang merahnya

Komentar
Posting Komentar