Nenek Breakdance

 Teras rumahku terlampau sunyi

lampunya pun temaram

suara bisik-bisiknya nyaring di telingaku

napasnya menyapu tengkukku

kursi rotan yang lugu menjadi saksi

rayuan dan pujian tak henti keluar dari bibir merahnya

malam minggu rasanya waktu berhenti

dan seketika sepi

tak ada yang terlihat kecuali dia

bahkan nenek breakdance di depanku pun tak nampak

memang cinta membutakan segalanya


Komentar