Protista

di dahan tidurku yang lebat

ditancapkan sebilah nyata

membuka mata melihat terang masuk

terlalu panjang kisah yang ku buat dalam tidurku

hingga rasanya ingin kembali

wangi tumisan bawang putih menembus hidung

senin selalu sibuk untuk para ibu menyiapkan kudapan

kendaraan lalu lalang bahkan sebelum mentari menyapa

aku masih dengan lamunanku di jendela

aku belum siap dengan pagi yang rumit

bisakah kembali ke alam mimpiku saja

aku takut dengan duniaku

selalu ada kejutan,selalu berakhir dengan air mata

bisakah duniaku ini ku beri saja pada protista

dia bisa jadi tumbuhan,hewan atau fungi

sama dengan tuntutan dunia 

Komentar