Demi Merdeka

Benderaku berkibar anggun 
Di langit biru menari bersama angin
 Melenggak-lenggok bebas tanpa ancaman
 Merah seumpama gelora para pahlawan 
Yang gagah berani menumpas penjajahan 
Putih seperti tulang belulang mereka yang terkubur dalam keabadian 
Si Singamangaradja, Teuku Umar, Suparlan tak bisa ku sebutkan
 Berapa banyak tubuh-tubuh koyak bertebaran 
Berapa liter darah suci bercucuran 
Membasahi bumi pertiwi puluhan tahun 
Deru bedil di udara bersahut-sahutan 
Peluru menembus jantung dan ubun-ubun 
Granat dilemparkan tanpa ampun
Mereka tak gentar, tetap maju di garda terdepan
 Rela melepas nyawa tanpa takut sedikitpun 
Bergerilya,perundingan hingga pengasingan 
Segala cara dilakukan 
Demi kemerdekaan yang dijanjikan
 Demi garuda pancasila berdiri kokoh jadi pedoman 
Demi memberi keadilan para perempuan 
Yang dipaksa melepaskan kehormatan 
 
Kini kemerdekaan bukan lagi angan-angan 
Berperang dengan bambu runcing atau kerja rodi bukan lagi pilihan
 Indonesia telah mencapai kemenangan 
Nusantara bersatu Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan 
Wahai pahlawanku, jiwa ini terdayuh tiap kali kegigihanmu diceritakan 
Oleh Bapak Ibu guru kami di sekolahan
 Terima kasih telah menghadiahi bangsa ini angin sejuk kebebasan 
Semoga jiwamu rengkuh dalam dekapan Tuhan 
Perjuanganmu dikenang sepanjang zaman
 Kisahmu termaktub dalam sejarah tak terlupakan 
Namamu terpatri jadi nama gedung, jalan, dan monumen 
Semangatmu menggema dalam setiap lagu kepahlawanan

Komentar