Malam Bicara Cinta Cintaan


Tidak sabar menanti malam

karena malam membawa cinta kita kian ganas

semakin pekat semakin lambat bisik-bisik yang keluar dari bibirmu

aroma napas semanis mangga di musim panas

tubuhmu seumpama buah-buah tropikal

ingin ku gigit bersama sambal kacang yang legit

angin malam yang biasanya diam seketika berkidung asmaraloka

seperti larut dalam bahagia yang kita ramu

bait-bait gombalanmu diterbangkan bersama kepulan kopi

tak tau mau disembunyikan di mana pipi merah tomatku ini, tak mungkin di saku celana

lengkungan senyum berayun di bibirku yang ranum seperti wahana bermain kanak-kanak

tak punya lagi kata hanya tatapan seruncing jarum jam pendek di angka dua

bawa aku melayari tiap jam menuju pulau bernama pagi

tak mau kantuk dan suntuk menerobos masuk

dan hanya melekat pada punggungmu yang ditumbuhi kebun bunga anyelir

tak ku biarkan tangan masa lalu memetiknya

 

Komentar